"Ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya."
(Lukas 19:41)
Banyak hal yang dapat membuat seseorang menjadi sedih dan menangis. Antara lain jikalau seorang dari keluarganya meninggal dunia, kecelakaan, dipukul, mengalami kemiskinan, sakit, dll. Di dalam Alkitab tercatat 2x Tuhan Yesus menangis yaitu: waktu Lazarus saudara Martha dan Maria meninggal dan pada waktu Tuhan Yesus melihat kota Yerusalem. Mengapa Tuhan Yesus menangisi kota Yerusalem???
Dahulu umat Allah (bangsa Israel) sangat bangga dan mengagumi kota Yerusalem. martabat bangsa terletak pada kekokohan dan kemegahan kota tersebut. Setiap pendatang yang menyaksikan kehebatan dan kemegahan kota Yerusalem, pasti mengeluarkan decak kagum. Pada masa Raja Salomo, tidak hanya kota Yerusalem yang terkenal, tetapi bait Allah yang dibangun dari bahan-bahan pilihan dan disalut dengan emas pun terkenal. Tetapi kenapa Yesus menangisi kota itu bukan mengaguminya?
Yesus melihat kemerosotan rohani para pemimpin, pengajar dan umat Allah. Mereka menganggap kalau dapat membangun bait Allah yang megah dan menampung banyak umat beribadah, menunjukkan kehebatan individu dan keberhasilan dalam pelayanan. Yesus menangis karena pemahaman rohani yang keliru. Yesus melihat dosa makin bertambah banyak, tetapi para imam berusaha mencari popularitas dan mengumpulkan aset masa depan sebanyak-banyaknya. Yesus menangis seharusnya masalah dosa ditangani dengan cepat dan serius tetapi para imam melihat keuntungan-keuntungan dari kemegahan bait Allah, sambil berlomba-lomba menjadi yang terbesar.
Yesus menangis sebab Ia yang empunya langit dan bumi rela menjadi miskin untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, tetapi para imam/ahli taurat memperebutkan lahan yaitu kocek orang-orang intelektual dan berpenghasilan tetapi bodoh. Mereka berdiri tersenyum bangga sambil berkonsep, untuk menyenangkan Allah. Imam-imam pandai berbicara, memanipulasi firman Allah, memborong dagangan untuk mempersiapkan masa depan keluarga, anak-anak yang bergelar. Yesus menangis..... Yesus sangat menangis sebab Yesus datang untuk mendirikan Kerajaan Allah, yaitu mencari dan menyelamatkan yang hilang, tetapi mereka berlomba-lomba mendirikan kerajaan fisik. Dana dihabiskan hanya untuk rapat dan renovasi. Jadilah bijak, bertobatlah, menangislah untuk mendirikan Kerajaan Allah. Ambil kesempatan karena waktu sangat singkat, untuk mencari jiwa-jiwa yang belum diselamatkan. Alkitab katakan ladang sudah menguning siap untuk dituai. Lakukan segera pemberitaan Injil, jangan bodoh dan dibodohi. Sekitar 129 suku yang ada di Indonesia belum terjangkau. Kriminalitas meningkat, karena penginjilan diabaikan. Yesus menangis.....!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar